Ceracau Untuk Laut

gelombang udara melingkari sendu
mengalunkan gelisah yang tambah-tambah
kosa kata beribu tak punya tempat untuk ditorehkan
sekali lagi kalimat-kalimat tertahan dengan belenggu
terbata pun tidak
isyarat-isyarat melumpuhkan ingatan yang semakin menusuk
kabur namun tajam
buram namun kelu

laut
masihkah kau disana awas akanku
tak kah kau ingin menelenggamkanku saja
daripada ceracau akhirnya kotor merusak asinmu

laut
takkah kau ingin memeluk aku
membelai rambutku
tenangkan aku sekali lagi
aku kerontang
hingga rapuh menunggu luruh

laut
berfikirkah kau sekali saja membela aku
menggulung dia yang meremukkan aku sedemikian
menghempaskan pada palung terdalam
menampar-nampar kekejamannya

-z-

Komentar

Postingan Populer